Makam Dibongkar, Keluarga Minta Kawat Gigi Korban Geng Motor Dicopot

Makam Dibongkar, Keluarga Minta Kawat Gigi Korban Geng Motor Dicopot

Makam Dibongkar, Keluarga Minta Kawat Gigi Korban Geng Motor Dicopot

  • Sementara, Kasatreskrim Polresta Cirebon, AKP Galih mengatakan,  proses otopsi  dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Pembongkaran yang dimulai dari pukul 09.00 WIB mendapat pengawalan kepolisian. Sesuai keinginan keluarga, tim bisa mengambil behel milik Vina.

“Sedangkan untuk lensa mata dan rambut sambungan kondisinya sudah rusak,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kematian Eky dan Vina sempat disebut karena kecelakaan lalu lintas. Keduanya ditemukan dengan kondisi penuh luka di jalan layang Talun, Kabupaten Cirebon, Sabtu (27/8) sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketika itu, polisi menduga Eky oleng saat mengendarai motor dan menabrak tiang listrik. Tapi, berapa hari kemudian terungkap keduanya  pembunuhan.

Keduanya meregang nyawa karena aksi brutal kawanan geng motor. Hingga kemarin, beberapa tersangka yang terkait kejadian itu sudah ditahan di Polda Jabar. (cecep/yuz/JPG)

1
2

Untuk keperluan otopsi, Tim Forensik Polda Jabar dan Tim Inafis Polres Cirebon Kota membongkar makam pasangan sejoli yang dibunuh gerombolan geng motor di Cirebon.

Polisi lebih dulu membongkar makam Vina Dewi Arsita (16) di TPU Kisangu, Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, berjalan lancar, Selasa (6/9).

Di sisi lain, keluarga Vina juga meminta kepada tim forensik untuk melepas lensa mata dan kawat gigi yang masih menempel di jenazah Vina. Selain itu, saat meninggal Vina masih mengenakan rambut sambungan.

Permintaan keluarga Vina ini disebabkan karena ada  anggota keluarga Vina yang mengaku dirasuki arwah Vina.

“Sebelumnya arwah Vina sempat merasuki salah satu keluarga dan bercerita tentang keinginannya untuk melepas  kawat gigi (behel), lensa mata dan rambut sambungan yang terkubur bersama mayat Vina,” ujar ketua RT setempat, Junaedi kepada Radarcirebon.com (Jawa Pos Group).

Sementara, Kasatreskrim Polresta Cirebon, AKP Galih mengatakan,  proses otopsi  dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Pembongkaran yang dimulai dari pukul 09.00 WIB mendapat pengawalan kepolisian. Sesuai keinginan keluarga, tim bisa mengambil behel milik Vina.

“Sedangkan untuk lensa mata dan rambut sambungan kondisinya sudah rusak,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kematian Eky dan Vina sempat disebut karena kecelakaan lalu lintas. Keduanya ditemukan dengan kondisi penuh luka di jalan layang Talun, Kabupaten Cirebon, Sabtu (27/8) sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketika itu, polisi menduga Eky oleng saat mengendarai motor dan menabrak tiang listrik. Tapi, berapa hari kemudian terungkap keduanya  pembunuhan.

Keduanya meregang nyawa karena aksi brutal kawanan geng motor. Hingga kemarin, beberapa tersangka yang terkait kejadian itu sudah ditahan di Polda Jabar. (cecep/yuz/JPG)

It's always a shame to cover up traditional features during a renovation – but the allure of fresh modern design is hard to pass up. This post looks at two attractive interiors that embrace the best of both worlds by preserving classic architectural details while decorating with stylish modern furniture and lighting features. The color themes and materials transcend eras for a totally integrated style that pays homage to the history of the buildings in which they reside. Both interiors are the result of collaboration between architects Slava Balbek & Artem Zavarzin.

Comment

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY