Pengumpul Ranjau Paku Dibentak dan Diusir Orang Tak Dikenal di “Flyover” Roxy

Pengumpul Ranjau Paku Dibentak dan Diusir Orang Tak Dikenal di “Flyover” Roxy

Sejumlah anggota relawan ranjau paku yang tergabung dalam komunitas Saber (Sapu Bersih) dibentak dan diusir oleh orang tak dikenal saat sedang mengumpulkan ranjau paku di flyover ITC Roxy Mas, Jakarta, Rabu (22/6/2016) pagi. Orang yang membentak dan menghalangi pekerjaan anggota Saber itu mengaku sebagai aparat.

“Kami diusir dengan alasan anggota Saber yang sedang menyapu ranjau paku bikin macet jalan. Orang itu membentak dan mengancam akan menghajar kami jika masih ngumpulin ranjau paku,” kata pendiri komunitas Saber, Abdul Rohim, kepadaKompas.com, Kamis (23/6/2016).

Orang tak dikenal itu disebut Rohim mengenakan jaket jeansdengan celana panjang hitam serta sandal jepit berwarna hitam. Pelat nomor pada sepeda motor orang tersebut juga hanya dipasang di bagian depan.

Ketika mendatangi anggota Saber, sepeda motornya ditaruh agak jauh sehingga hanya terlihat bagian belakang tanpa pelat nomor. Ketika diajak bicara baik-baik, orang ini tetap meminta anggota Saber pergi dan tidak mengumpulkan ranjau paku lagi.

Orang tak dikenal itu bahkan sampai menutup jalur bus transjakarta sehingga bus sempat tertahan selama beberapa saat.

“Kami tetap tidak mau pergi, sudah setiap pagi kami ngumpulinranjau paku, tidak ada keluhan. Kami juga bagi-bagi tugas, ada yang ngumpulin paku, ada yang ngatur arus lalu lintas. Enggak lama, dia semakin emosi,” tutur Rohim.

Orang tak dikenal ini pun memaksa anggota Saber ikut ke pos polisi terdekat. Ajakan itu tidak digubris oleh anggota Saber. Ketika cekcok masih terjadi, salah satu anggota Saber berusaha memfoto wajah orang itu dan sepeda motornya.

“Dia langsung menghindar terus nutupin mukanya. Pengendara sepeda motor yang lagi di jalan sampai turun samperin kami. Enggak lama, orang itu pergi sendiri,” ujar Rohim.

Adapun peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Berdasarkan pengalaman anggota Saber, mereka mengumpulkan ranjau paku pagi hari sebelum pukul 07.00 WIB karena arus lalu lintas saat itu belum terlalu padat.

Rohim menduga, orang yang memarahi mereka merupakan bagian dari kelompok oknum tukang tambal ban yang sering menyebar ranjau paku. Selama bulan puasa ini, ranjau paku diakui Rohim memang lebih banyak dari hari biasanya.

It's always a shame to cover up traditional features during a renovation – but the allure of fresh modern design is hard to pass up. This post looks at two attractive interiors that embrace the best of both worlds by preserving classic architectural details while decorating with stylish modern furniture and lighting features. The color themes and materials transcend eras for a totally integrated style that pays homage to the history of the buildings in which they reside. Both interiors are the result of collaboration between architects Slava Balbek & Artem Zavarzin.

Comment

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY